Repository TSM
Communities in DSpace
Select a community to browse its collections.
Now showing 1 - 3 of 3
Publication Publikasi Pengajar di TSMStudent Papers Tugas Akhir/Skripsi, Ringkasan Skripsi, MBKM~Others
Recent Submissions
Item
PENGARUH PERENCANAAN PAJAK DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP MANAJEMEN LABA
(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-23) Santoso, Sherlie
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh dari leverage, ukuran perusahaan, performa perusahaan, perencanaan pajak, arus kas dari operasi, dan kepemilikan manajerial. Penelitian ini menggunakan sampel dari perusahaan consumer non-cyclicals dan consumer cyclicals yang terdaftar secara konsisten di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2020 sampai 2022 sebagai populasi.
Proses pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yang mana peneliti mempertimbangkan beberapa kriteria untuk memperoleh jumlah sampel yang digunakan. Setelah melakukan proses seleksi sampel maka jumlah sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini sebanyak 79 perusahaan dengan jumlah data sebesar 237 data yang sesuai dengan kriteria sampel pada penelitian. Dalam melakukan pengujian hipotesis peneliti menggunakan metode regresi linear berganda.
Setelah melakukan pengujian maka dapat diketahui hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, kinerja perusahaan, dan arus kas dari operasi berpengaruh terhadap manajemen laba. Sedangkan perencanaan pajak, leverage, dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.
Item
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PPh BADAN TERHUTANG PADA PERUSAHAAN TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-27) Julius
Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan menguji pengaruh penjualan bersih, biaya operasional, profitabilitas (ROA), beban komersial, debt equity ratio, dan net profit margin secara simultan dan parsial terhadap Pajak Penghasilan Badan (PPh Badan) terhutang yang dimana diukur dengan pajak penghasilan kini.
Data penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan perusahaan sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2019 sampai dengan tahun 2022. Sampel dalam penelitian ini 62 perusahaan. Metode sampel menggunakan purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda yang diolah dengan bantuan SPSS versi 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji F atau secara simultan menghasilkan bahwa penjualan bersih, biaya operasional, profitabilitas (ROA), beban komersial, debt equity ratio, dan net profit margin secara bersama-sama berpengaruh tehadap pajak penghasilan badan terhutang. Selanjutnya untuk menguji secara persial atau uji t dihasilkan bahwa variabel penjualan bersih, biaya operasional, profitabilitas (ROA), beban komersial, dan debt equity ratio berpengaruh terhadap PPh Badan terhutang. Sedangkan, net profit margin menunjukkan tidak berpengaruh terhadap PPh Badan terhutang.
Item
PENGARUH KESULITAN KEUANGAN, MOTIVASI PAJAK, DAN KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA
(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-03) Sugito, Jesica
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kesulitan keuangan, motivasi pajak, imbal hasil aset, leverage keuangan, pertumbuhan penjualan, ukuran perusahaan dan arus kas bebas memiliki pengaruh terhadap manajemen laba. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan perusahaan yang bergerak dibidang consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2019-2022. Sampel penelitian ini dipilih dengan metode purposive sampling dan terdapat 62 perusahaan yang dipakai dalam penelitian ini. Analisis penelitian ini menggunakan model regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesulitan keuangan, leverage keuangan, dan pertumbuhan penjualan berpengaruh positif terhadap manajemen laba yang artinya semakin besar angka dari kesulitan keuangan, leverage keuangan, pertumbuhan penjualan maka akan semakin besar peluang terjadinya manajemen laba dalam suatu perusahaan. Sedangkan variabel imbal hasil aset dan arus kas bebas memiliki pengaruh negatif terhadap manajemen laba yang artinya semakin besar angka dari imbal hasil aset dan arus kas bebas maka semakin kecil peluang terjadinya praktik manajemen laba dalam suatu perusahaan, serta variabel motivasi pajak dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba yang artinya berapapun angka dari variabel motivasi pajak dan ukuran perusahaan tidak akan mempengaruhi peluang terjadinya praktik manajemen laba.
Item
PENGARUH KINERJA MODAL INTELEKTUAL, PERTUMBUHAN PENJUALAN, DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP FINANCIAL DISTRESS
(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-17) Gunawan, Patricia
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan bukti empiris dan juga menganalisa faktor-faktor yang dapat mempengaruhi variabel dependen yaitu financial distress. Variabel independen yang digunakan oleh penelitian ini adalah rasio lancar, rasio kas, rasio utang terhadap total asset, pertumbuhan penjualan, kepemilikan institusional dan kinerja modal intelektual.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan consumer cyclicals, consumer non-cyclicals dan transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2022. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 182 perusahaan atau 546 data yang diperoleh melalui purposive sampling method. Untuk menguji hipotesis, penelitian ini menggunakan regresi logistik.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja modal intelektual berpengaruh terhadap financial distress. Sedangkan rasio lancar, rasio kas, rasio utang terhadap total asset, pertumbuhan penjualan, dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh terhadap financial distress.
Item
PENGARUH KEPUTUSAN INVESTASI, INTENSITAS MODAL, DAN PENGENDALIAN INTERN PADA PRAKTIK PENGHINDARAN PAJAK
(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-21) Natalia
Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan bukti empiris terkait dengan keputusan investasi, pengendalian intern, intensitas modal, serta faktor-faktor lainnya, yakni kepemilikan institusi, leverage, profitabilitas, dan ukuran perusahaan yang memberikan pengaruh terhadap penghindaran pajak. Dengan menggunakan 162 data dari perusahaan consumer cyclical dan consumer non-cyclical yang secara konsisten terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2020-2022, penelitian ini menggunakan metode penelitian purposive sampling dan analisa regresi berganda. Setelah disaring melalui berbagai kriteria, total sampel yang digunakan adalah 54 perusahaan.
Penelitian ini memberikan bukti empiris yang menyatakan bahwa pengendalian intern memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak. Hal ini disebabkan karena semakin efektif pengendalian intern yang diterapkan oleh perusahaan, maka manajemen perusahaan hanya memiliki kemungkinan kecil untuk dapat melakukan praktik penghindaran pajak. Oleh karena itu, semakin efektif pengendalian intern perusahaan, maka semakin kecil praktik penghindaran pajak yang dilakukan oleh perusahaan.
Selain itu, penelitian ini juga memberikan bukti empiris bahwa leverage, profitabilitas, dan ukuran perusahaan memberikan pengaruh terhadap penghindaran pajak. Hal ini dikarenakan liabilitas yang selalu dikaitkan oleh leverage akan membuat perusahaan mengeluarkan biaya tambahan untuk membayarkan bunga. Bunga yang berasal dari liabilitas tadi dapat dimanfaatkan perusahaan untuk menghindari pembayaran pajak yang besar. Dengan kata lain, semakin besar leverage, maka semakin besar kemungkinan terjadinya praktik penghindaran pajak. Selain itu, profitabilitas sebagai komponen keuangan yang penting bagi seluruh perusahaan juga memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak, yang mana ketika perusahaan menghasilkan profitabilitas yang tinggi, maka perusahaan wajib membayarkan pajak yang besar pula. Dengan demikian, semakin besar profitabilitas perusahaan, maka semakin besar kemungkinan dilakukannya praktik penghindaran pajak. Terakhir, ukuran perusahaan dinyatakan juga memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak karena semakin besar ukuran perusahaan, maka semakin besar juga keinginan manajemen untuk memberikan laporan keuangan yang baik. Oleh karena itu, semakin besar ukuran perusahaan maka semakin besar juga kemungkinan dilakukannya praktik penghindaran pajak untuk menampilkan laporan keuangan yang baik.