Repository TSM

 

Communities in DSpace

Select a community to browse its collections.

Now showing 1 - 3 of 3

Recent Submissions

Item
PENGARUH HEXAGON THEORY TERHADAP FRAUDULENT FINANCIAL STATEMENT
(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-09-18) Laurencia, Rachel
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh dari target finansial, tekanan dari luar, pergantian direktur, pengawaran yang tidak efektif, karakteristik industri, pergantian auditor, dan frekuensi kemunculan gambar CEO terhadap kecurangan dalam laporan keuangan. Bentuk penelitian yang digunakan adalah kausalitas. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2020 – 2022.Terdapat 152 perusahaan yang terpilih sebagai sampel dengan menggunakkan metode purposive sampling. Uji dan analisis sampel tersebut dilakukan menggunakan regresi linear. Penelitian ini menunjukan bahwa target finansial dan karakteristik industri memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kecurangan dalam laporan keuangan. Namun, tekanan dari luar, pergantian direktur, pengawasan yang tidak efektif, pergantian auditor, dan frekuensi kemunculan gambar CEO tidak memiliki pengaruh terhadap kecurangan dalam laporan keuangan.
Item
PENGARUH MANAJEMEN LABA DAN KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS
(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-08-26) Bagaskara, Garin Fadh
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengumpulkan bukti empiris apakah laba bersih, arus kas operasi, working capital, manajemen laba, leverage, ukuran perusahaan, dan profitabilitas mempengaruhi financial distress. Penelitian ini melibatkan 495 data perusahaan sektor Consumer Cyclicals dan Consumer Non-Cyclicals yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2020 hingga 2022. Secara keseluruhan, diperoleh total 165 perusahaan dengan sampel penelitian berjumlah 495 data. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling, sementara analisis data dilakukan melalui metode regresi logistik biner. Hasil yang didapat mengindikasikan bahwa laba bersih, working capital, dan ukuran perusahaan memengaruhi financial distress. Perusahaan dengan laba yang positif biasanya dianggap lebih sehat secara finansial. Nilai working capital yang positif menunjukkan bahwa perusahaan dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya sehingga terhindar dari financial distress. Ukuran perusahaan yang lebih besar cenderung memiliki sumber daya yang lebih banyak, mulai dari aset, teknologi, jaringan bisnis dan tenaga kerja. Banyaknya sumber daya ini dapat mengurangi risiko financial distress. Sedangkan arus kas operasi, manajemen laba, leverage, dan profitabilitas tidak memengaruhi financial distress
Item
PENGARUH PENTAGON THEORY DAN FAKTORFAKTOR LAINNYA YANG MEMPENGARUHI FRAUDULENT FINANCIAL STATEMENT
(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-09-02) Santoso, Jason
Tujuan penelitian mengenai kecurangan dalam laporan keuangan adalah untuk mengumpulkan data empiris mengenai dampak faktor-faktor seperti stabilitas keuangan, tekanan dari luar, tujuan keuangan, total akrual, foto CEO, pengawasan yang tidak efektif, karakteristik industri, dan pergantian direktur terhadap laporan keuangan yang curang. Populasi penelitian ini adalah perusahaan cyclicals dan non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2020 dan 2022 adalah subjek penelitian. Total 155 perusahaan dipilih sebagai sampel melalui metode purposive sampling. Uji dan analisis sampel tersebut dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Penelitian ini menunjukkan bahwa stabilitas keuangan, pengawasan yang tidak efektif, karakteristik industri,pergantian direktur, dan foto CEO tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap laporan keuangan yang curang sedangkan tekanan dari luar, tujuan keuangan dan total akrual memiliki pengaruh yang signifikan terhadap laporan keuangan yang curang.
Item
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI JAKARTA
(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-08-14) Jayanata, Michelle Tania
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari Penerapan E-Filling, Penerapan E-billing, Sanksi Pajak, Pemahaman Peraturan Perpajakan, Tingkat Penghasilan, dan Kesadaran Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak orang pribadi di Jakarta. Obyek penelitian ini adalah Wajib Pajak orang pribadi yang berdomisili di Jakarta. Data kuesioner didapatkan dengan menyebarkan kuesioner secara online. Proses pengumpulan kuesioner dari tanggal 19 Juli 2024 sampai 29 Juli 2024. Metode purposive sampling digunakan dalam pengambilan sampel penelitian dengan total 71 data yang memenuhi kriteria. Pengujian hipotesis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh setiap variabel independen terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi adalah model regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemahaman Peraturan Perpajakan dan kesadaran wajib pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Empat variabel independen lainnya, yaitu penerapan E-Filing, penerapan E-Biling, Sanksi Pajak, dan Tingkat Penghasilan tidak mempunyai pengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi.
Item
PENGARUH KARAKTERISTIK-KARAKTERISTIK PERUSAHAAN DAN RASIO KEUANGAN TERHADAP MANAJEMEN LABA
(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-09-01) Nabila, Jean Eliana
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai apakah karakteristik-karakteristik perusahaan serta rasio keuangan memiliki pengaruh terhadap manajemen laba. Penelitian ini menggunakan tujuh variabel independen yang terdiri dari umur perusahaan, leverage, profitabilitas, ukuran perusahaan, dewan direksi, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional. Penelitian ini menggunakan sampel berupa perusahaan sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals sebanyak 117 data dari 39 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode tahun 2020 sampai dengan tahun 2022. Metode pemilihan sampel, penelitian ini menggunakan purposive sampling method dan melakukan analisis data dengan menggunakan model regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap manajemen laba. Semakin tinggi profitabilitas perusahaan maka semakin tinggi kemungkinan terjadinya manajemen laba untuk tujuan tertentu seperti memberikan keuntungan bagi perusahaan tersebut ataupun motivasi lain seperti menarik investor dengan menampilkan laba perusahaan yang besar pada laporan keuangan perusahaan. Namun, variabel independen lainnya seperti umur perusahaan, leverage, ukuran perusahaan, dewan direksi, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional tidak memberikan pengaruh terhadap manajemen laba.