PENGARUH MANAJEMEN LABA DAN KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS

dc.contributor.authorBagaskara, Garin Fadh
dc.date.accessioned2026-10-29T08:47:33Z
dc.date.available2026-10-29T08:47:33Z
dc.date.issued2024-08-26
dc.description.abstractPenelitian ini mempunyai tujuan untuk mengumpulkan bukti empiris apakah laba bersih, arus kas operasi, working capital, manajemen laba, leverage, ukuran perusahaan, dan profitabilitas mempengaruhi financial distress. Penelitian ini melibatkan 495 data perusahaan sektor Consumer Cyclicals dan Consumer Non-Cyclicals yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2020 hingga 2022. Secara keseluruhan, diperoleh total 165 perusahaan dengan sampel penelitian berjumlah 495 data. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling, sementara analisis data dilakukan melalui metode regresi logistik biner. Hasil yang didapat mengindikasikan bahwa laba bersih, working capital, dan ukuran perusahaan memengaruhi financial distress. Perusahaan dengan laba yang positif biasanya dianggap lebih sehat secara finansial. Nilai working capital yang positif menunjukkan bahwa perusahaan dapat memenuhi kewajiban jangka pendeknya sehingga terhindar dari financial distress. Ukuran perusahaan yang lebih besar cenderung memiliki sumber daya yang lebih banyak, mulai dari aset, teknologi, jaringan bisnis dan tenaga kerja. Banyaknya sumber daya ini dapat mengurangi risiko financial distress. Sedangkan arus kas operasi, manajemen laba, leverage, dan profitabilitas tidak memengaruhi financial distress
dc.identifier.urihttps://repository.tsm.ac.id/handle/123456789/1126
dc.publisherSekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti
dc.titlePENGARUH MANAJEMEN LABA DAN KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP FINANCIAL DISTRESS
dc.typeThesis
Files