Akuntansi Keuangan
Permanent URI for this collection
Browse
Browsing Akuntansi Keuangan by Subject "Skripsi"
Now showing 1 - 20 of 26
Results Per Page
Sort Options
- ItemANALISIS PENGARUH VOLATILITAS ARUS KAS DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP PERSISTENSI LABA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-15) Ngui, Vivi OktaviaTujuan penelitian ini merupakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persistensi laba. Faktor tersebut merupakan arus kas operasi, leverage, ukuran perusahaan, manajemen laba, siklus operasi, dan volatilitas arus kas. Penelitian ini menggunakan perusahaan sektor industri consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2015 sampai dengan tahun 2022. Dengan teknik purposive sampling, terdapat 69 Perusahaan yang sesuai dengan kriteria. Model penelitian yang digunakan adalah analisis linear berganda, dan data yang diolah menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Penelitian ini memberikan hasil bahwa arus kas operasi dan ukuran perusahaan berpengaruh terhadap persistensi laba. Sedangkan variabel lain seperti leverage, manajemen laba, siklus operasi, dan volatilitas arus kas tidak berpengaruh terhadap persistensi laba.
- ItemCOMPANY CHARACTERISTICS, CORPORATE GOVERNANCE, AUDIT QUALITY, AND TAX AGGRESSIVENESS ON EARNINGS MANAGEMENT(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-12) Alfonsus, AngelicaThe purpose of this research is to provide empirical evidence about the effect of profitability, financial leverage, firm size, free cash flow, sales growth, managerial ownership, institutional ownership, board size, audit committee, audit quality, and tax aggressiveness on earnings management as the dependent variable. The data used for this research is consumer cyclical and consumer noncyclical companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2020 until 2022. Samples for this research were selected based on the purposive sampling method and resulted in 60 companies. Therefore, the data used for this research amounts to 180 data. The data obtained from these samples was analyzed using the multiple regression method. The result of this research shows that profitability, free cash flow, and sales growth have an influence on earnings management. Meanwhile, financial leverage, firm size, managerial ownership, institutional ownership, board size, audit committee, audit quality, and tax aggressiveness have no influence on earnings management.
- ItemESOP, COMPANY CHARACTERISTICS AND OTHER FACTORS AFFECTING EARNINGS MANAGEMENT(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-07) EvelynePenelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh Employee Stock Ownership Program (ESOP), leverage, profitabilitas, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, kualitas audit, umur perusahaan, tarif pajak efektif terhadap manajemen laba. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan siklis dan nonsiklis yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tiga tahun dari tahun 2020 hingga 2022. Dengan menggunakan metode purposive sampling, dipilih 43 perusahaan, dengan total data yaitu 129 data. Penelitian ini menggunakan metode regresi berganda untuk menganalisis data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa ESOP dan kualitas audit berpengaruh terhadap manajemen laba, sedangkan variabel lain seperti leverage, profitabilitas, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, umur perusahaan, tarif pajak efektif tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. ESOP dapat mempengaruhi manajemen laba karena pengaruh dari manajemen laba akan mencerminkan imbalan yang diterima manajemen. Sementara itu, audit yang berkualitas tinggi dapat mengurangi kemungkinan terjadinya manajemen laba karena mempunyai kemampuan dalam hal pengalaman dan prosedur yang menghalangi praktik manajemen laba.
- ItemFAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI MINAT MAHASISWA AKUNTANSI MENDAPATKAN SERTIFIKASI PROFESI DI BIDANG AKUNTANSI(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-18) Sitorus, Chalvin RonaldoPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris mengenai faktorfaktor yang memengaruhi minat mahasiswa akuntansi mendapatkan sertifikasi profesi di bidang akuntansi di Jabodetabek. Variabel independen yang digunakan meliputi sikap, norma subjektif, kontrol perilaku, kapabilitas, peluang karir, dan kendala. Data penelitian berasal dari kuesioner yang disebar kepada 243 mahasiswa dari universitas dengan program studi Akuntansi terbaik dan terakreditasi A di Jabodetabek. Metode pengumpulan data adalah regresi berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS Versi 25. Penelitian menunjukkan bahwa sikap, kontrol perilaku, kapabilitas, peluang karir berpengaruh terhadap minat mahasiswa akuntansi mendapatkan sertifikasi profesi di bidang akuntansi. Namun, norma subjektif dan kendala tidak mempengaruhi minat mahasiswa akuntansi mendapatkan sertifikasi profesi di bidang akuntansi. Kepercayaan diri mahasiswa akuntansi yang tinggi akan mendorong minat mahasiswa akuntansi mendapatkan sertifikasi profesi di bidang akuntansi. Pandangan mahasiswa akuntansi bahwa ada lebih banyak faktor kemudahan dalam mendapatkan sertifikasi profesional akuntansi akan menghasilkan kontrol perilaku positif yang pada akhirnya akan mendorong minat mahasiswa untuk mendapatkan sertifikasi profesional akuntansi. Mahasiswa akuntansi yang memiliki kapabilitas terkait pengetahuan akuntansi akan mendorong minat mahasiswa untuk mendapatkan sertifikasi profesional akuntansi. Pandangan mahasiswa akuntansi bahwa sertifikasi berpengaruh dalam peningkatan karier akan mendorong minat mahasiswa untuk mendapatkan sertifikasi profesional akuntansi.
- ItemFAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MANAJEMEN LABA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-06) Calvin, SherlyTujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh spesialisasi industri audit, biaya ekuitas, keahlian komite audit, kepemilikan manajerial, ukuran komite audit, konservatisme akuntansi terhadap manajemen laba yang dimoderasi oleh kepemilikan institusional terhadap pengaruh spesialisasi industri audit, biaya ekuitas, kepemilikan manajerial, dan konservatisme akuntansi terhadap manajemen laba. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor consumer non-cyclicals dan consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2020 – 2022. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan tujuh kriteria yang dimana total sampel perusahaan yang diambil sebanyak 32 perusahaan dengan total data sebanyak 96 data perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode regresi berganda dalam menguji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa spesialisasi industri audit (AIS), biaya ekuitas (COE), kepemilikan manajerial (MO), ukuran komite audit (ACS), konservatisme akuntansi (AC), spesialisasi industri audit yang dimoderasi oleh kepemilikan institusional (AIS_IO), biaya ekuitas yang dimoderasi oleh kepemilikan institusional (COE_IO), kepemilikan manajerial yang dimoderasi oleh kepemilikan institusional (MO_IO) tidak berpengaruh terhadap manajemen laba sedangkan keahlian komite audit (ACE), konservatisme akuntansi yang dimoderasi oleh kepemilikan institusional (AC_IO) berpengaruh terhadap manajemen laba.
- ItemFAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TAX AGGRESSIVENESS DI INDONESIA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-18) Chandra, TittoPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti secara empiris mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi tax aggresiveness. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah leverage, company size, dan profitability. intensitas modal, intensitas persediaan, pertumbuhan penjualan dan likuiditas. Variabel dependen yang digunakan penelitian ini adalah tax aggressiveness yang diproksikan menggunakan Effective Tax Rate (ETR). Objek penelitian yang digunakan adalah perusahaan non-cyclicals dan cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2022. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling yang menghasilkan sebanyak 58 perusahaan dengan total data sebanyak 174 data. penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda (multiple regression) dengan Tingkat signifikan 5% dan uji hipotesis. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan pengujian pada penelitian ini menunjukkan bahwa Leverage berpengaruh positif terhadap agresivitas pajak. Company size, profitability dan pertumbuhan penjualan berpengaruh negatif terhadap agresivitas pajak. Sedangkan, intensitas modal, intensitas persediaan dan likuiditas tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak
- ItemPENGARUH GREEN ACCOUNTING DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-20) Arneta, CindyPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variabel independen yaitu green accounting, kinerja lingkungan, ukuran perusahaan, profitabilitas, struktur modal dan pertumbuhan perusahaan terhadap variabel dependen yaitu nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor consumer noncyclicals dan basic materials yang konsisten terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020 sampai 2022. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan hasil 38 perusahaan sub sektor consumer non-cyclicals dan basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020 sampai 2022 dengan total data perusahaan setelah outlier sebanyak 112 data. Penelitian ini menggunakan model regresi berganda sebagai metode analisis data. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan yang artinya semakin meningkatnya profitabilitas maka akan semakin tinggi pula nilai perusahaan dan variabel pertumbuhan perusahaan berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan yang artinya semakin meningkatnya pertumbuhan perusahaan maka nilai perusahaan akan mengalami penurunan. Sedangkan variabel green accounting, kinerja lingkungan, ukuran perusahaan dan struktur modal tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
- ItemPENGARUH GREEN INNOVATION DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-21) Febrianti, PutriTujuan penelitian ini untuk memperoleh bukti empiris mengenai adanya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Variabel independen pada penelitian ini adalah green innovation, intellectual capital, environmental performance, growth opportunity, profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan. Sedangkan variabel dependen pada penelitian ini adalah nilai perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 38 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam sektor consumer noncyclicals dan basic materials pada tahun 2020 sampai dengan 2022 dengan total sebanyak 114 data. Jumlah sampel tersebut berhasil diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan multiple regression method untuk menganalisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas dan leverage memiliki pengaruh terhadap nilai perusahaan. Jika profitabilitas dan leverage meningkat, maka nilai perusahaan akan meningkat. Sedangkan green innovation, intellectual capital, environmental performance, growth opportunity, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
- ItemPENGARUH INSTITUTIONAL OWNERSHIP, PROFITABILITY DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP FIRM VALUE(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-20) Irfani, DianPenelitian ini memiliki tujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai apakah terdapat pengaruh dari dividend policy, institutional ownership, funding policy, firm size, investment decision, profitability, liquidity, dan activity ratio sebagai variabel independen terhadap firm value sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 111 data dari 37 perusahaan sektor consumer cyclicals dan non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2020 sampai dengan 2022. Penelitian ini menggunakan purposive sampling method dalam pemilihan sampel serta menggunakan multiple regression dalam melakukan analisis data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitability, dan activity ratio berpengaruh positif terhadap firm value. Variabel liquidity berpengaruh negatif terhadap firm value. Sedangkan dividend policy, institutional ownership, funding policy, firm size dan investment decision tidak berpengaruh terhadap firm value.
- ItemPENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL DALAM MEMPREDIKSI FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-06) Wijaya, AmeliaPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti secara empiris mengenai adanya pengaruh variabel independen (intellectual capital, institutional ownership, managerial ownership, operating capacity, profitability, liquidity, leverage, dan firm size) terhadap variabel dependen (financial distress). Dengan objek penelitian perusahaan Cyclical dan Non Cyclical yang secara konsisten terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 sampai dengan 2022. Dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil pengambilan sampel dalam penelitian ini diperoleh 80 perusahaan Cyclical dan Non Cyclical atau sebanyak 240 data sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan dalam penelitian ini. Pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan SPSS versi 25 dan menganalisis data penelitian dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa intellectual capital, institutional ownership, managerial ownership, operating capacity, profitability dan firm size tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress, sedangkan, liquidity dan leverage berpengaruh signifikan positive terhadap financial distress.
- ItemPENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN, KUALITAS AUDIT TERHADAP MANAJEMEN LABA : KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL SEBAGAI MODERASI(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-18) Anwar, AndrewTujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh karakteristik perusahaan, kualitas audit dan kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi terhadap manajemen laba. Karakteristik perusahaan terdiri dari leverage, profitabilitas, ukuran perusahaan, dan pertumbuhan perusahaan. Penelitian ini menggunakan perusahaan consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2020 sampai 2022. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan total 171 data dari 57 perusahaan. Penelitian ini menggunakan regresi berganda dan data diolah menggunakan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan leverage, pertumbuhan perusahaan, ukuran perusahaan dan kualitas audit tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Hasil yang lain mengindikasi kepemilikan institusional tidak dapat memoderasi hubungan leverage terhadap manajemen laba. Selanjutnya, penelitian ini menunjukkan profitabilitas berpengaruh terhdap manajemen laba, semakin tinggi profitabilitas maka perusahaan akan melakukan manajemen laba guna agar ROA dapat semakin efisien sehingga dapat menarik minat investor.
- ItemPENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, LEVERAGE, DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP MANAJEMEN LABA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-21) Rahmawati, FitriPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai adanya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen serta menganalisa faktor-faktor yang memengaruhi manajemen laba. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kepemilikan institusional, leverage, firm size, dividend policy, komisaris independen, dan kualitas audit. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 153 data dari 51 perusahaan sektor non cyclicals, cyclicals, dan basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2020 sampai dengan 2022. Penelitian ini menggunakan purposive sampling method dalam pemilihan sampel serta menggunakan regresi berganda sebagai metode analisis data dan uji hipotesis. Bukti empiris yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa komisaris independen dan kualitas audit memiliki pengaruh negatif terhadap manajemen laba. Hasil ini menunjukkan bahwa keberadaan komisaris independen akan meningkatkan kualitas pengawasan terhadap perilaku manajer sehingga praktik manajemen laba akan menurun. Manajemen laba dipengaruhi secara negatif oleh kualitas audit karena manajer cenderung tidak akan menggunakan teknik manajemen laba ketika audit dilakukan oleh auditor yang memiliki kapabilitas, kompetensi, independensi, dan pengalaman yang tinggi. Selanjutnya, kepemilikan institusional, leverage, firm size, dan dividend policy.
- ItemPENGARUH KOMITE AUDIT DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP FINANCIAL DISTRESS(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-25) EvelynTujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris mengenai leverage, kapasitas operasi, ukuran perusahaan, profitabilitas, likuiditas, dan keberadaan komite audit berperan sebagai variabel independen yang memengaruhi financial distress sebagai variabel dependen. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih lanjut tentang faktor-faktor yang dapat memengaruhi tingkat financial distress di perusahaan, dengan harapan bahwa temuan ini dapat menjadi landasan bagi perusahaan dalam mengembangkan strategi keuangan yang lebih efisien. Penelitian menggunakan populasi perusahaan cyclical dan non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari periode tahun 2020 hingga 2022, dengan sampel terdiri dari 166 perusahaan yang dipilih melalui metode purposive sampling. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas memiliki dampak terhadap financial distress, sementara leverage, kapasitas operasi, ukuran perusahaan, profitabilitas, dan keberadaan komite audit tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap financial distress. Tingkat likuiditas yang tinggi memiliki kecenderungan untuk mengurangi risiko financial distress suatu perusahaan. Hal ini disebabkan oleh kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka pendek dengan aset lancar yang dimilikinya, sehingga mengurangi potensi terjadinya financial distress.
- ItemPENGARUH NILAI PERUSAHAAN TERHADAP PERATAAN LABA DENGAN UKURAN PERU SAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-13) Sheena, DivaPenelitian ini dilakukan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh variabel independen yang diuji terhadap variabel dependen. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian terdiri dari Kas yang Tersedia, Profitabilitas, Financial Leverage, Kebijakan Dividen, dan Nilai Perusahaan dan Ukuran Perusahaan sebagai variabel moderasi terhadap Perataan Laba. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan perusahaan cyclical dan non-cyclical serta transportation dan logistic yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari periode tahun 2017 hingga 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan total sebanyak 35 perusahaan dengan total data sebanyak 105 data. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kas yang tersedia, profitabilitas, kebijakan dividen, nilai perusahaan, dan ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perataan laba. Financial leverage berpengaruh positif terhadap perataan laba berarti semakin tinggi financial leverage atau semakin besar utang dalam perusahaan dapat membuat semakin tinggi juga kemungkinan perusahaan melakukan perataan laba. Ukuran perusahaan tidak memoderasi pengaruh profitabilitas dan kebijakan dividen pada perataan laba sedangkan ukuran perusahaan memperlemah pengaruh financial leverage pada perataan laba.
- ItemPENGARUH PERILAKU OPORTUNISTIS, MEKANISME PENGAWASAN, DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP MANAJEMEN LABA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-13) LorensiaPenelitian ini mempunyai tujuan untuk mengumpulkan bukti empiris apakah leverage, ukuran perusahaan, motivasi bonus, pertumbuhan penjualan, arus kas bebas, komisaris independen, dan komite audit berpengaruh terhadap manajemen laba. Penelitian ini melibatkan 193 data perusahaan sektor Consumer Cyclicals dan Consumer Non-Cyclicals yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2020 hingga 2022. Secara keseluruhan, diperoleh total 65 perusahaan dengan sampel penelitian yang berjumlah 193 data. Untuk pemilihan sampel, digunakan metode purposive sampling, sementara analisis data dilakukan melalui metode regresi berganda. Hasil yang didapat mengindikasikan bahwa motivasi bonus, pertumbuhan penjualan dan arus kas bebas memengaruhi manajemen laba. Sedangkan leverage, ukuran perusahaan, komisaris independen dan komite audit tidak memengaruhi manajemen laba karena penunjukan komisaris independen dan komite audit mungkin didorong oleh kebutuhan untuk memenuhi persyaratan peraturan, bukan semata-mata untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.
- ItemPENGARUH PROFITABILITAS DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN NON-KEUANGAN DI INDONESIA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-10) Wijaya, Vanessa NataliaNilai perusahaan adalah salah satu dari faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keputusan yang akan diambil oleh investor. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti secara empiris terkait dengan pengaruh beberapa variabel independen terhadap satu variabel dependen. Variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai perusahaan yang diukur dengan pengukuran Tobin’s Q. Penelitian ini juga memiliki variabel independen yang terdiri dari profitabilitas, struktur modal, kepemilikan manajerial, kebijakan dividen, ukuran perusahaan, likuiditas, dan kepemilikan institusional. Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) kecuali sektor keuangan dalam periode 3 tahun, yaitu dari tahun 2020 hingga 2022. Penelitian ini menggunakan purposive sampling method sebagai metode untuk pengambilan sampel dan metode regresi berganda untuk menganalisis data. Pada akhirnya, terdapat 65 perusahaan dengan 195 data yang lolos kriteria penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan profitabilitas memiliki nilai unstandardized coefficient sebesar 7,383 sehingga dapat disimpulkan bahwa profitabilitas berpengaruh secara positif terhadap nilai perusahaan. Ini juga menunjukkan bahwa semakin tinggi profitabilitas sebuah perusahaan membuktikan bahwa sebuah perusahaan berjalan dengan baik, sehingga hal ini juga mempengaruhi pandangan investor terhadap sebuah perusahaan untuk diinvestasikan atau tidak. Dimana semakin tinggi profitabilitas sebuah perusahaan artinya juga semakin tinggi prospek dari perusahaan tersebut di masa yang akan datang dan meningkatkan nilai perusahaan. Sebaliknya struktur modal, kepemilikan manajerial, kebijakan dividen, ukuran perusahaan, likuiditas, dan kepemilkan institusional tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
- ItemPENGARUH RASIO KEUANGAN DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN NON KEUANGAN DI INDONESIA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-26) Santoso, Michael AdrianTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris pengaruh return on equity, debt to equity ratio, current ratio, firm size, dividend payout ratio, managerial ownership, institutional ownership, dan free cash flow terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan sampel dari seluruh perusahaan kecuali sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 dengan 65 perusahaan non-keuangan sebagai sampel dalam penelitian ini. Pemilihan sampel ini menggunakan metode purposive dengan jumlah data sebesar 195 dan analisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa return on equity dan debt to equity ratio berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Return on equity yang semakin tinggi menunjukkan bahwa perusahaan menghasilkan laba yang semakin tinggi dan keuntungannya dapat melebihi biaya modal ekuitas sehingga memberikan kesan positif kepada pemegang saham yang dapat meningkatkan nilai perusahaan. Debt to equity ratio yang semakin tinggi artinya perusahaan semakin yakin dengan prospek perusahaan dan meningkatkan kedisiplinan manajemen dalam mengelola keuangan perusahaan di mana hal ini membuat investor tertarik untuk membeli saham sehingga meningkatkan nilai perusahaan. Variabel independen lainnya, yaitu current ratio, firm size, dividend payout ratio, managerial ownership, institutional ownership, dan free cash flow tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
- ItemPENGARUH RASIO KEUANGAN, FIRM SIZE, CASH FLOW TERHADAP FINANCIAL DISTRESS(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-29) Wahyudi, Belva MonicaPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh dari rasio keuangan terhadap terjadinya financial distress pada suatu perusahaan. Beberapa rasio keuangan seperti return on asset, current ratio, debt to equity ratio, firm size, total asset turnover, working capital to total asset ratio, dan operating cash flow akan digunakan dalam penelitian ini sehingga dapat memberikan informasi terkait kondisi perusahaan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan sampel dari perusahaan yang tercatat dan bergerak dalam sektor cyclical dan non-cyclical, terdaftar secara konsisten di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2020 sampai dengan tahun 2022, dan rutin mengeluarkan laporan keuangan dengan mata uang rupiah. Metode pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling method dan memperoleh sampel akhir sebanyak 179 perusahaan dengan jumlah data penelitian sebanyak 537 data. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pengujian statistik regresi berganda. Hasil penelitian yang telah diperoleh menunjukkan current ratio berpengaruh terhadap financial distress. Current ratio berfungsi mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek yang dimilikinya. Semakin tinggi nilai current ratio maka kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya jangka pendeknya dikatakan baik dan kecil kemungkinan mengalami kondisi financial distress. Variabel lainnya seperti return on asset, debt to equity ratio, firm size, total asset turnover, free cash flow, working capital to total asset ratio, dan operating cash flow tidak berpengaruh terhadap financial distress
- ItemPENGARUH STRUKTUR MODAL DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAP NILAI PERUSAHAAN NON-KEUANGAN DI INDONESIA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-01-26) Anastasya, Stella LewinskyDalam mengetahui kinerja perusahaan, investor perlu menganalisis nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh struktur modal, kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, profitabilitas, ukuran perusahaan, kebijakan dividen, dan rasio lancar terhadap nilai perusahaan. Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) kecuali sektor keuangan selama periode 3 tahun, yaitu mulai dari tahun 2020 sampai dengan 2022. Penelitian ini menggunakan purposive sampling method sebagai metode pengambilan sampel dan metode regresi berganda sebagai metode analisis data. Terdapat 65 perusahaan dan 195 data yang lolos kriteria penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur modal dan profitabilitas memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Struktur modal dan profitabilitas yang tinggi mengakibatkan investor memiliki persepsi bahwa perusahaan memiliki prospek yang baik di masa depan sehingga meningkatkan nilai perusahaan. Ukuran perusahaan memiliki pengaruh negatif terhadap nilai perusahaan dikarenakan dengan adanya aset yang banyak namun menganggur akan berdampak buruk berupa menurunnya kinerja perusahaan yang mengakibatkan menurunnya nilai perusahaan, sedangkan kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, kebijakan dividen, dan rasio lancar tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.
- ItemPENGARUH TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-13) KherenTujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris bahwa tata kelola perusahaan berpengaruh terhadap praktik manajemen laba. Penelitian ini menggunakan 6 variabel independen, yaitu kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris, komite audit, kualitas audit, dan komisaris independen. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini ada sebanyak 120 data dari 40 perusahaan consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020 sampai dengan 2022. Sampel yang diambil untuk penelitian ini dilakukan dengan teknik pengambilan sampel non probabilitas. Jenis pengambilan sampel non probabilitas yang digunakan dalam penelitian yaitu metode purposive sampling. Sampel yang telah didapatkan kemudia dianalisis datanya menggunakan multiple regression. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kualitas audit berpengaruh terhadap manajemen laba, karena KAP Big Four menghasilkan kualitas audit yang baik akan memastikan pengkajian terhadap laporan keuangan yang sesuai dan memastikan keakuratan serta keandalan dari laporan keuangan tersebut sehingga menurunkan praktik manajemen laba. Namun, variabel-variabel lainnya seperti kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris, komite audit, dan komisaris independen tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen laba.