Auditing
Permanent URI for this collection
Browse
Recent Submissions
- ItemPENGARUH LIQUIDITY, FIRM SIZE, FINANCIAL CONDITION, DAN VARIABEL LAIN TERHADAP AUDIT REPORT LAG(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-26)Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai faktorfaktor yang mempengaruhi Audit Report Lag. Faktor-faktor tersebut terdiri dari Profitabilitas, Likuiditas, Ukuran Perusahaan, Ukuran Kantor Akuntan Publik, Jenis Kelamin Komite Audit, dan Kondisi Keuangan. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari perusahaan pada sektor consumer cyclical dan non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2022. Data yang digunakan diperoleh melalui website Bursa Efek Indonesia. Metode pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan teknik analisis regresi berganda, sehingga diperoleh 179 perusahaan yang memenuhi seluruh kriteria penelitian dengan total 537 data yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Profitabilitas, Ukuran Kantor Akuntan Publik, dan Kondisi Keuangan berpengaruh negatif terhadap Audit Report Lag. Namun, Likuiditas, Ukuran Perusahaan, dan Jenis Kelamin Komite Audit tidak berpengaruh terhadap Audit Report Lag.
- ItemPENGARUH KOMISARIS INDEPENDEN, KOMITE AUDIT, LEVERAGE, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-02-22) Cahyani, Mita DwiTujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh dari komisaris independen, ukuran komite audit, independensi komite audit, keahlian komite audit, aktivitas komite audit, leverage, dan ukuran perusahaan sebagai variabel independen terhadap manajemen laba sebagai variabel dependen. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan Consumer Non-Cyclicals dan Consumer Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020-2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria-kriteria yang sudah ditetapkan. Jumlah perusahaan yang memenuhi kriteria adalah 136 perusahaan dan jumlah keseluruhan sampel sebanyak 408 data sampel. Untuk menganalisis data tersebut menggunakan regresi berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa komisaris independen, ukuran komite audit, independensi komite audit, keahlian komite audit, aktivitas komite audit, leverage, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Adanya komisaris independen dan komite audit masih sebatas untuk pemenuhan regulasi. Pelanggaran perjanjian hutang tidak bisa menekan aksi manajemen laba. Aset bukan satu-satunya faktor penilaian kinerja perusahaan sehingga tidak bisa menjadi tolok ukur terjadinya manajemen laba.
- ItemPENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL, ACCRUAL COMPONENT, DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAPFINANCIAL DISTRESS(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-03-13) Ath-Thahir, Lamya VaranyFinancial distress merupakan kondisi perusahaan mengalami penurunan keuangan secara terus-menerus yang dapat menyebabkan kebangkutan, oleh demikian financial distressmerupakan hal yang penting. Tujuan dari adanya penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh intellectual capital, accrual component, dan faktor lainnya terhadap financial distress pada perusahaanperusahaan di sektor consumer cyclical dan non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Variabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu leverage, working capital, company size, cashflow from Operating, profitability, sales growth, accrual component, dan intellectual capital. 378 data dari tahun 2020-2022diperoleh melalui metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan metode regresi berganda. Hasil menunjukkan bahwa seluruh dari variabel independen, yaitu leverage, working capital, company size, cashflow from Operating, profitability, sales growth, accrual component, dan intellectual capitaltidak memiliki pengaruh terhadapfinancial distress.
- ItemPENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL, ACCRUAL COMPONENT, DAN FAKTOR LAINNYA TERHADAPFINANCIAL DISTRESS(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-03-13) Ath-Thahir, Lamya VaranyFinancial distress merupakan kondisi perusahaan mengalami penurunan keuangan secara terus-menerus yang dapat menyebabkan kebangkutan, oleh demikian financial distressmerupakan hal yang penting. Tujuan dari adanya penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh intellectual capital, accrual component, dan faktor lainnya terhadap financial distress pada perusahaanperusahaan di sektor consumer cyclical dan non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Variabel yang digunakan pada penelitian ini yaitu leverage, working capital, company size, cashflow from Operating, profitability, sales growth, accrual component, dan intellectual capital. 378 data dari tahun 2020-2022diperoleh melalui metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan metode regresi berganda. Hasil menunjukkan bahwa seluruh dari variabel independen, yaitu leverage, working capital, company size, cashflow from Operating, profitability, sales growth, accrual component, dan intellectual capitaltidak memiliki pengaruh terhadapfinancial distress.
- ItemLAPORAN MAGANG BAGIAN FINANCE PADA PT LOT PROPERTY GROUP MAGANG MANDIRI(Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti, 2024-03-14) Sambas, NatanaProgram magang mandiri bertujuan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Laporan magang ini memaparkan pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama menjalani program magang di PT LOT Property Group. Peserta magang mandiri menjalankan program magang pada bagian keuangan yang bertugas untuk mengelola keuangan perusahaan dan bertanggung jawab atas aktivitas keuangan meliputi penerimaan, pengeluaran, pencatatan hingga pelaporan keuangan. Program magang ini memberikan kesempatan untuk memahami sistem keuangan seperti pengelolaan komisi, transfer, hingga proses pajak. Program magang yang telah dilaksanakan selama durasi empat bulan ini memberikan hasil yang efektif dan efisen dalam peningkatan kualitas diri pribadi peserta magang. Pengalaman dan wawasan yang didapat dari program magang dapat menjadi bekal bagi lulusan baru untuk menghadapi dunia kerja nantinya.